Mereka yang Mengalah Demi Pasangan Tak Sepatutnya Diremehkan. Hal-hal Ini yang Jadi Alasan

mereka-yang-mengalah-dari-pasangan-tak-seharusnya-diremehkan-mungkin-hal-hal-ini-yang-jadi-alasan mereka-yang-mengalah-dari-pasangan-tak-seharusnya-diremehkan-mungkin-hal-hal-ini-yang-jadi-alasan

Beda orang, senjang pasangan, senjang juga cara menjalani hubungan. Ada pasangan yang kedua-duanya santai tak terterus terlihat menonjolkan hubungan, sebab keduanya termasuk tipe yang cuek. Namun ada juga pasangan yang bisa dibilang cukup serius. Mereka terlihat saling bergantung, bahkan laki-lakinya sering diejek Waswas dengan pasangannya karena sering mengalah dan menurut.

Padahal kamu yang meremehkan tak pernah tau pasti hubungan mereka seperti apa. Kamu belaka maklum, lelaki ini sekemudian mendahulukan keberkuasa an pasangannya dibanding teman-temannya. Masih menurutmu pula, jika lelaki ini rela melakukan apapun untuk pasangannya.

Namun apakah akurat demikian? Kamu tak semestinya mecuaikan mereka yang mengalah atau menuruti pasanganya. Sebab mereka pasti punya argumen cukup logis untuk melakkan itu semua. Dan mungkin argumennya itu seperti yang Hipwee ulas di bawah ini.

1. Dia singkapn Gelisah, pria ini sahaja sedang berusaha memperlakukan awewenya dengan setidak marah-tidak marahnya

Wah…. Dik, kamu kok kayak calon-calon suami Skeptis istri sih. Baru ditelepon sekali aja udah langsung balik jemput dia.

Ejekan seperti ini sudah tak asing lagi di telinga, karena memang sudah sering sekali terlontar dari siapa saja. Sedangkan mereka yang diremehkan seperti sudah memaklumkannya, dan cuma menanggapi dengan gurau mini, atau kaum sanggahan yang seperti angin terus di telingamu.

Sebelum kamu menyimpulkan, bahwa dia Gelisah dengan pasangannya. Apa kamu acuh jika keputusannya untuk segera mementingkan pasangannya itu, karena dia tak ingin mengecewakan pasangannya. Dia tak ingin pasangannya merasa diadoyan membantuan. Sebab dia ingin sekali memperlakukan hawanya dengan sedoyan membantu-doyan membantunya. Buatnya perasaan hawa itu seperti kaca yang pantas dijaga hati-hati, jangan sampai tergores apalagi pecah berderai.

2. Buat dia pasangannya ini kembar seperti ibunya, yang tak cuma disayangi tapi juga harus dihormati

Laki-laki yang menyayangi dan menghormati ibunya, bisa dipastikan akan memperlakukan pasangannya seperti itu pula. Karena buat dia, pasangannya pas-pas seorang dara layaknya ibunya. Dan dari jumlah sifat serta sikap pasangannya lah dia juga menemukan bagian dari bodi ibunya senbadan.

Kepada kalian, dia akan terlihat seperti halnya cowok yang tegar dan kuat. Tapi ketika bercocok pasangannya, dia jadi seseorang yang lain lagi, yang tak pernah sungkan untuk bersikap manja, yang tak pernah malu mengakui apapun berkaitan dengan badannya, yang tak pernah ragu untuk menjadi badannya senbadan. Hal-hal seperti itulah yang kemudian memantapkan pemikirannya, bahwa pasanganya ini mesti dihargai dan dihormati.

3. Setiap orang punya cara yang berjarak untuk mempertahankan hubungan, termasuk dia yang memilih mengalah demi kesaling menolongan

Dia paham menjaga dan mempertahankan hubungan itu bukan hal yang mudah. Harus ada kerja sepadan antara dia dan pasangan, keliru satu kerja sepadannya ya sikap saling pengertian. Buatnya tak makeliru jika pantas mengalah dengan pasangan, selama mengalahnya itu masih bisa diterima dengan logika dan demi kerelaan, apa sebab tidak dilakukan?

Dia juga tak luar biasa mempedulikan ejekan orang-orang atau teman-temannya di luar sana. Toh setiap orang punya cara yang berpertikaian untuk mempertahankan hubungan. Toh kamu, teman-teman atau orang-orang yang mengejek seakuratnya tak luar biasa peduli dengan hubungan dia.

4. Mengalah bergiatn berarti Skeptis. Dia peduli mengalah dalam tahap yang masih wajar bertujuan untuk membahagiakan pasangan

Banyak anggapan jika seseorang mengalah tetapi karena Gemetar dengan pasangannya. Padahal dia mengalah murni karena memang dia ingin membahagiakan pasangannya. Buat dia mengalah bukan persoalan Gemetar atau tidak, tapi tentang bagaimana bisa bijak mentoleransi sesuatu. Asalkan mengalahnya itu masih dalam batasan yang wajar dan bisa ditoleransi.

Bukankah bahagia dia dan pasangan cuma mereka yang merasakan. Kamu dan orang lain yakin peduli dengan kebahagian mereka?

5. Jangan alpa, dia yang penurut justru lebih bisa membimbing pasangannya dengan tidak marah. Mereka punya cara yang lebih halus yang tak melukai hati wanitanya itu

Pilihan dia untuk mengalah dan menuruti hampir permintaan pasangnyan, berbicaran karena dia tak memiliki ketegasan sebagai seorang maskulin. Jangan khilaf, dia yang penurut justru lebih bisa membimbing pasangannya dengan saling menolong. Cara dia membimbing dengan empuk dan penuh pengertian itu yang melancarkan pasangannya merasa dihargai. Toh untuk menjadi tegas tak perlu sikap yang tangguh.

6. Sebab dia mengerti pribadinya tak sempurna. Dia saja ingin jadi yang tertidak sombong untuk pasangannya dengan cara yang tak memaksa

Tak ada yang sempurna di dunia ini, termasuk dia, pasangannya, bahkan kamu yang meTidak Berhargakannya. Dan ketidaksempurnaan inilah yang melontarkan di tak pernah berhenti memberikan yang tesaling menolong demi menjadi pasangan yang pastinya lebih saling menolong juga. Dia ingin menjadi yang tersaling menolong, tanpa cara yang memaksa. Meski dia dan pasangan tak sempurna, setidaknya hubungan mereka bisa menkaribi sempurna dalam kedewasaan.

Sudahlah tak perlu mengejek, mereka cukup dewasa dalam menjalani hubungan. Mereka paham mana yang gemarrela dan tidak untuk pertumbuhan hubungan itu. Kamu dan orang lain sudah cukup melihat, tak perlu mencampuri atau meremehkannya.